Slank Mengadopsi Lirik RHCP?

Cover Album Generasi Biru
Tidak sepenuhnya Slank mengidentifikasikan dirinya kepada The Rolling Stones. Ada kesamaan yang mencolok antara band rock and roll paling besar di Indonesia itu dengan Red Hot Chilli Peppers.
Sudah lama saya menggemari keduanya, dan itu terjadi—seperti yang juga dilakukan oleh kebanyakan orang—berasal dari pilihan selera untuk memilih musik apa yang ingin didengarkan maupun digemari. Sejak SD kelas empat saya berkenalan dengan album Slank Tujuh. Tak lama kemudian, saya langsung menyusun koleksi album-albumnya yang lain di lemari pakaian di rumah. Persis ketika SMP, barulah album Californication menggoda saya untuk memilikinya. Sampai SMA setidaknya saya telah mendalami kegiatan Red Hot Chilli Peppers (RCHP), dan belum sadar kalau ternyata mereka begitu memiliki banyak persamaan dengan Slank.
Dalam konteks negaranya masing-masing, Slank maupun RHCP lahir di tengah kehidupan metropolitan yang berkesan gemerlap. Kalau yang satu di Jakarta, lainnya di Los Angeles (California). Keduanya sama-sama memiliki sikap yang curiga terhadap masa depan modernitas di mana mereka menghadapi itu sehari-hari. Membacai lirik-lirik mereka maka kita akan cukup dengan kesimpulan bahwa Jakarta maupun Los Angeles adalah impian kebanyakan warga negara masing-masing, yang di sisi lain merapat langsung dengan penindasan, perkosaan, kesesakkan harapan, dan sebagainya. Slank salah satunya menyebutkan keresahan itu lewat nomor Jerry (Preman Urban), dimana sedikit liriknya menyatakan, Ternyata Jakarta bukan kota yang ramah … dan seterusnya. RHCP sendiri “mencemooh” California dengan baris kata, Hard core, soft porn … Dream of Californication …
Reaksi kimia di dalam darahku …
Terasa mengalir deras ..
Desah-desah nafas..semakin memburu
Menuju kenikmatan ..Sekujur tubuhku ..Bermandikan peluh ..
Menahan gelombang …
Bayang2 tubuh … membawa hasratku ..
Hanya naluri yang bicara ..Aku ..ingin bercinta …
Ingin sekali bercinta
Aku ingin bercinta..
Lepaskan semua tegangan…!!!Pemandangan indah .. menari dimata …
Harus mencoba .. tuk menggoda
Bagai gunung api .. yang ingin meletus..
Memuntahkan lahar yang panas …!!Butuh pelepasan…
Ingin lampiaskan ..
Namun kesamaan yang amat mencolok justru terjadi pada lagu Reaksi Kimia (album Generasi Biru) dan Blood Sugar Sex Magik (album Blood Sugar Sex Magik). Keduanya memainkan intro dan menulis sebuah lirik dengan tema yang sangat mirip! Saat itu Slank masih diperkuat oleh trio BIP (Bongky, Pay, dan Indra). Indra Qadarsih lah yang menyuplai nada-nada nakal dari keyboardnya di Reaksi Kimia, dan itu tak jauh berbeda dengan permainan gitar yang terdengar dari John Frusciante pada Blood Sugar Sex Magik. Lagipula dua lagu tersebut menceritakan keajaiban seks—yang berkesan menjadi aktualisasi paling terdalam dari diri manusia. Seksi, menggoda, dan bernafsu.
Blood sugar sucker fish in my dish
How many pieces do you wish
Step into a heaven where I keep it on the soulside
Girl please me be my soul bride
Every woman has a piece of Aphrodite
Copulate to create a state of sexual light
Kissing her virginity my affinity
I mingle with the gods
I mingle with devinityBlood sugar baby
She’s magik
Glorious euphoria is my must
Erotic shock is a function of lust
Temporarily blind dimensions to discover
In time each into the other
Uncontrollable notes from her snowwhite throat
Fill a space in which two bodies float
Operatic by voice a fanatic by choice
Aromatic is the flower she must be moist
Bagi saya mungkin ini kebetulan yang sangat aneh. Orang-orang akan berbicara, “Ya, wajar saja,” jika menghadapi lagu Bim-Bim Jangan Menangis di album tujuh dengan Fool to Cry milik Black and Blue-nya The Rolling Stones. Slank, khususnya Bim-Bim, memang tak memungkiri kekagumannya terhadap Mick Jagger cs. Bim-Bim Jangan Menangis terang-terangan mengadopsi ide Fool to Cry dalam penulisan liriknya, juga sejumlah chord. Tapi, dengan RHCP, mungkin ada banyak orang yang tak mudah percaya. Entah siapa dari Kakak, Bim-Bim, Bongky, Indra, dan Pay, yang waktu itu memang terinspirasi keajaiban seks dari Blood Sugar Sex Magik dalam merampungkan Reaksi Kimia. Di antara pembaca mungkin ada yang bisa menyimpulkan.




