Menu

When I 24. This photo was taken by @oceleo, 2012

Saya adalah seorang yang amatir dalam segala hal. Waktu lulus kuliah dari jurusan sosiologi Universitas Negeri Jakarta (2011), saya tak punya prestasi apa-apa selain ijazah—seandainya ijazah memang prestasi. Dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi di Glow Up Magazine, majalah itu pun bangkrut sesaat setelah saya lulus. Kemudian saya bekerja serabutan dari proyek ke proyek di beberapa konsultan. Tapi, karena saya amatir, belum sampai setahun saya sudah bosan. Sekarang saya mengerjakan itu-itu saja; video shooting, web design, menulis, dengan amatir pula.

Saya Muhammed Irwiyana. Saya memang amatir. Karena menjadi ahli, membuat saya berhenti belajar. Dan manusia yang berhenti belajar, bisa-bisa jadi malas berpikir.